PT. SUN STAR MOTOR SMG

Jl. Perintis Kemerdekaan 16 A, Banyumanik - SMG

Menu

Filter AC Mobil Kotor, Penyakit Kau Isap

Monday, January 21st 2019.

Pada musim kemarau di kota besar seperti Jakarta suhu udara bisa mencapai 33-34 derajat celsius, bagi pengendara roda empat, peranti air conditioner (AC) bakal sangat menolong. Semburan udara sejuk dari lubang AC menggusur kegerahan hebat di dalam kabin mobil. Namun, bila komponen vital seperti AC tidak dirawat dengan baik malah bisa menjadi sumber masalah teknis dan kesehatan.

Hembusan angin sejuk dari kisi-kisi AC di kabin mobil merupakan produk olahan udara panas kabin yang didinginkan dalam evaporator, memanfaatkan zat pendingin bernama freon. Setelah dingin, udara dialirkan kembali ke dalam kabin bersama tiupan dari blower.

Udara yang mengalir menuju evaporator rentan terkontaminasi berbagai kotoran, sehingga biasanya dipasang filter blower buat menyaring hawa dari dan ke dalam kabin mobil. Kondisi yang paling jamak terjadi manakala filter AC sudah kotor, sehingga semburan angin dari kisi AC dihinggapi bau tidak sedap.

Persoalan bisa menjadi lebih pelik apabila filter tidak bisa menyaring dengan efektif, sehingga kotoran bisa menyelinap dan menutupi celah-celah di tubuh evaporator. Dalam kondisi demikian, proses pendinginan bakal terganggu karena sirkulasi udara menuju dan keluar evaporator tersumbat. Walhasil hawa yang dihasilkan pun kurang dingin maksimal.

Kotoran yang menempel di filter blower dan evaporator tidak hanya memunculkan perkara teknis. Filter udara yang cemar dapat menjadi sarang berkembang biak buat berbagai jenis bakteri.

Penelitian yang dihimpun oleh London Metropolitan University bersama Kwik Fix—perusahaan pemilik gerai penyelenggara inspeksi kondisi kendaraan di Inggris (MOT) memaparkan jenis bakteri yang kerap bersemayam di filter AC dan risiko penyakit yang ditimbulkan. Express, dalam ulasannya berjudul Your car’s air conditioning could damaging your health, here’s why mengungkap tim peneliti melakukan observasi terhadap 15 filter AC dari jenis mobil berbeda.

Seluruh filter yang menjadi sampel dideteksi terkontaminasi mikroorganisme. Adapun jenis mikroorganisme yang paling banyak ditemukan, yakni bakteri bacillus licheniformis. Ada pula bakteri bacillus subtilis dan bacillus yang hinggap di filter AC mobil-mobil tersebut.

Mobil Terbaru

Best Seller
Best Seller
Limited

Related Article Filter AC Mobil Kotor, Penyakit Kau Isap

1. Rembesan Di Bagian Ujung Kanan Depan dan Bagian Bawah Mobil Jika anda mendapati rembesan oli yang berada di bagian ujung kanan depan serta bawah…

Selamat datang dan selamat malam(untuk yg lagi malam) selamat siang (untuk yg lagi siang) dan selamat-selamat yang lain nya,. Bertemu lagi di halaman saya yang…

Tanda-tanda kerusakan rem yang paling sering terjadi adalah rem mobil buyi saat diinjak, rem mobil keras, rem mobil menjadi dalam, rem mobil terasa bergetar, rem…

Please follow & like us :)

Follow by Email
Facebook
Facebook
Twitter
Visit Us