PT. SUN STAR MOTOR SMG

Jl. Perintis Kemerdekaan 16 A, Banyumanik - SMG

Menu

Lampu Indikator ‘Check Engine’ Nyala, Jangan Anggap Remeh

Saturday, January 19th 2019.

lampu indikator

Melihat lampu indikator check engine mobil yang menyala, bisa mengganggu ketenangan berkendara bahkan membuat frustasi. Lampu indikator sekecil itu bisa sangat mengganggu jika kita tidak tahu masalah apa yang terjadi. Di suatu tempat pada mesin, hal kecil atau besar tengah terjadi sehingga menyalakan lampu indikatornya.

Bisa saja langsung pergi ke bengkel untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Tapi bukan waktu saja tapi biaya juga bisa keluar lebih banyak. Sebelum berurusan dengan oknum montir, baca beberapa hal ini untuk memeriksa lampu indikator mesin yang menyala.

Lampu Indikator Tidak Selalu Urgent

Kebanyakan orang hanya akan menyikapi lampu indikator mesin mobil hanya dengan servis atau perawatan ringan saja. Pada umumnya lampu indikator akan menyala sesuai tingkat urgensinya.

Pertama, mungkin lampu indikator akan berwarna kuning. Ini artinya telah terjadi masalah pada mesin mobil Anda, tapi tidak berat. Tapi jika dibiarkan lampu akan berwarna merah atau berkedip-kedip seiring bertambahnya tingkat urgensi.

Permasalahan yang biasanya terjadi adalah pada sistem gas buang. Bisa juga catalytic converter yang minta diganti baru.

Memang dalam pemeriksaannya para montir bengkel akan membutuhkan waktu yang lumayan lama. Tapi ujung- ujungnya mereka tetap membutuhkan waktu yang lebih lama dan biaya yang lebih banyak untuk perbaikannya.

Periksa Tutup Tangki Bensin

Kesalahan atau lupa menutup lubang tangki bahan bakar dengan benar juga bisa menjadi penyebab menyalanya lampu indikator mesin mobil Anda. Tekanan yang ada di dalam tangki secara perlahan akan terbuang percuma.

Tutup tangki bensin
Tutup tangki bensin mobil. Foto/Istimewa.

Dalam kondisi seperti itu, mobil Anda akan menangkapnya sebagai kelainan pada sistem emisi gas buang. Perubahan tekanan akan mengidentifikasi sebuah kebocoran.

Maka dari itu, jangan dulu buru-buru ke bengkel hanya untuk mendapati tutup tangki bahan bakarnya longgar.

Jika masih menyala, diamkan selama paling lama seminggu (selama indikator hanya berwarna kuning) kemudian silahkan ke bengkel terdekat.

Periksa Ruang Mesin

Buka kap mesin dan periksa apakah ada kebocoran atau kabel yang terbakar atau tidak. Kerusakan itu memang biasa terjadi dan membuat lampu indikator mesin mobil menyala, terutama pada bagian kabel busi.

Jika di bagian tersebut telah tampak tanda-tanda keretakan atau kerusakan lainnya, busi tersebut harus segera diganti. Perbaikan sederhana adalah menggantinya dengan yang baru.

Ruang mesin
Ruang mesin mobil yang juga harus diperhatikan. Foto/Istimewa.

Jika Anda tidak dapat mengerjakannya sendiri, jangan lalu membiarkannya begitu saja. Memang gangguan pada mesin tidak akan secara langsung timbul, hanya saja jika terlalu lama didiamkan akan membutuhkan biaya perbaikan yang lebih besar.

Komponen yang Sering Bermasalah

Berikut ini adalah beberapa komponen yang mungkin bermasalah sehingga lampu indikator mesin mobil menyala:

  • Sensor Aliran Massa Udara atau Mass Air Flow (MAF), adalah sensor yang berfungsi menghitung jumlah udara masuk ke mesin. Dengan begitu komputer akan menaikkan atau menurunkan jumlah konsumsi bahan bakar dengan tepat. Jika ini dibiarkan, MAF dapat menyebabkan gangguan konsumsi bahan bakar dan gas buang menjadi lebih banyak. Hindari masalah ini dengan mengganti filter udara di waktu yang tepat.
  • Sensor Oksigen di setiap mobil, biasanya akan ada dua hingga empat. Sensor ini berfungsi untuk menganalisa jumlah oksigen dalam knalpot kendaraan. Dengan jumlah oksigen tertentu sensor akan menentukan seberapa banyak bahan bakar yang terbakar. Hampir serupa dengan MAF, akibatnya konsumsi bahan bakar dan gas buang akan meningkat. Jika kerusakan ini terus dibiarkan bisa jadi akan mengganggu kinerja dan merusak catalytic converter juga.
  • Catalytic Converter berfungsi untuk mengubah karbon monoksida dan senyawa lainnya menjadi senyawa yang aman bagi lingkungan. Jika berhenti berfungsi maka akan berimbas pada jumlah gas buang yang tidak stabil. Selain masalah gas buang buang, tarikan mobil juga akan jadi berat.
  • Busi dan Kabel juga bisa jadi sumber masalahJika Anda mendapati lampu indikator mesin menyala bersamaan ketika adanya sedikit goncangan saat mobil dipacu, bisa disimpulkan kerusakan ada pada businya. Untuk menghindari masalah ini terjadi, gantilah busi mobil Anda ketika menyentuh jarak tempuh setiap 40.000 atau 60.000 km.

 

Mobil Terbaru

Limited
Best Seller
Promo

Related Article Lampu Indikator ‘Check Engine’ Nyala, Jangan Anggap Remeh

Friday 6 January 2017 | News & Info

Penyebab Dan Cara Mengatasi Mobil Tidak Bisa Distarter dealer resmi mitsubishi semarang : Seiring dengan kemajuan jaman, jumlah kendaraan semakin meningkat.Di daerah anda juga pasti…

 Shockbreaker atau shock absorber merupakan salah satu sistem suspensi yang berfungsi meredam getaran dan kejutan. Part itu pasti ada pada mobil atau motor saat mobil…

Tuesday 25 December 2018 | News & Info

Apa penyebab Mesin Mobil mati saat digas? Tidak berfungsinya idle speed control dapat menjadi penyebab mengapa Mesin mobil mati saat di gas. Penyebab tidak berfungsinya…

Please follow & like us :)

Follow by Email
Facebook
Facebook
Google+
http://mitsubishismg.com/lampu-indikator-check-engine-nyala-jangan-anggap-remeh
Twitter
Visit Us