PT. SUN STAR MOTOR SMG

Jl. Perintis Kemerdekaan 16 A, Banyumanik - SMG

Menu

MOBIL TERSENDAT SAAT DI GAS

Tuesday, January 22nd 2019.

Mobil injeksi adalah mobil yang mengusung sistem bahan bakar terintegrasi dengan komputer. Tujuannya agar suplai bahan bakar ke mesin jadi ideal pada kondisi apapun, sehingga mesin jadi irit dan tetap bertenaga.

Tapi ibarat pepatah “tak ada gading yang tak retak”, sistem injeksi ini juga masih memiliki masalah. Salah satunya, mesin mobil brebet.

Masalah mesin yang brebet, memang bisa disebabkan banyak faktor. Tapi, seperti yang kita bahas sebelumnya pada Penyebab Motor Brebet + Solusinya bahwa komposisi antara udara, bensin dan api yang tidak pas akan menyebabkan mesin brebet bahkan mati.

Udara, bensin, dan api pada mesin injeksi sudah terintegrasi dengan komputer. Tapi mungkinkah perbedaan perbandingan komposisi itu berubah?
Memang benar, sistem injeksi sudah menggunakan komputer untuk menghitung suplai bensin ke ruang bakar pada RPM berapapun. Tapi suplai itu bisa terganggu, beberapa penyebabnya antara lain ;

1. Throtle body kotor (DBW)

Beberapa mobil seperti Mobilio atau Chevy Spin sudah menerapkan sistem drive by wire. Apa itu ? yakni sistem pengendalian RPM mesin tanpa kawat gas, dengan kata lain pada pedal gas ada sebuah sensor bernama APP sensor yang akan mendeteksi sudut pergerakan pedal gas.

Hasil dari sensor APP akan dikirim ke ECU, dan ECU menggunakan motor listrik untuk menggerakan katup gas pada throtle body sesuai informasi dari APP sensor. Namun masalah yang sering terjadi yaitu penumpukan kotoran disekitar katup gas.

Jika hal ini terjadi, maka mesin bisa nyendat bahkan tidak stabil. Untuk memperbaikinya kita perlu membersihkan throtle body ketika gejala itu muncul menggunakan carbu cleaner.

2. Sistem Injeksi Masuk angin

Sistem injeksi memanfaatkan tekanan bahan bakar agar bahan bakar bisa tersuplai kedalam mesin. Jika ada gelembung udara didalam sistem bahan bakar, maka seperti halnya rem masuk angin. Tekanan di ujung sistem menjadi tidak stabil. Sehingga suplai bahan bakar akan terputus-putus. Hal itu menyebabkan mesin menjadi tersendat-sendat khususnya di RPM rendah. Kejadian injeksi masuk angin bisa terjadi saat kehabisan bensin atau saat penggantian filter bensin. Namun umumnya brebet pada mesin berlangsung singkat ketika awal mesin hidup.

Tapi, kalau mesin terus brebet bahkan sampai mati. Dan ketika di start tidak hidup-hidup, coba cek fitting atau sambungan selang bensin (terutama didekat filter bensin). Karena fitting yang tidak klop bisa membuat bensin bocor dari sini. Sehingga pada injektor, bensin tidak keluar dengan volume semestinya.

3. Filter bahan bakar yang kotor

Filter bahan bakar fungsinya untuk membersihkan kotoran dari aliran bensin. Mesin EFI lebih sensitif dibandingan mesin yang masih menggunakan karburator. Kotoran sedikit saja bisa menyumbat injektor.

Saat kondisi saringan terlalu kotor dan tidak diganti, dikhawatirkan akan menyumbat aliran bensin. Sehingga suplai bahan bakar akan menjadi terganggu. Hasilnya, tenaga mesin bisa berkurang hingga mesin tersendat-sendat.

Solusinya, anda perlu melakukan minimal pembersihan saringan bensin. Pembersihan saringan ini tergolong gampang-gampang susah. Masalahnya, letak filter ini terkadang menyulitkan kita untuk melepas. Sehingga perlu keahlian khusus untuk bisa melepas fuel filter dari dudukannya.

4. Bahan bakar yang tidak sesuai

Mesin efi umumnya memiliki perbandingan yang tinggi bisa lebih dari 10 : 1. Semakin tinggi kompressi nilai oktane bensin yang dibutuhkan juga semakin tinggi.

Jika bensin yang digunakan beroktane rendah (premium) maka kinerja mesin akan terganggu. Salah satunya mesin bisa brebet.

Untuk itu, jika anda memiliki motor atau mobil dengan mesin injeksi, gunakan bensin beroktane tinggi minimal sekelas pertalite.

5. Busi yang sudah tidak standar

Busi sebagai pemercik api juga menjadi salah faktor penting dalam mempengaruhi kinerja mesin. Kalau api yang keluar dari busi terlalu kecil, mesin bisa nyendat. Sementara api yang terlalu besar, suara mesin bisa kasar.

Untuk itu apabila kondisi busi sudah tidak standar lakukan penggantian dengan busi baru. Untuk mesin EFI wajib menggunakan busi resistor. Untuk mengetahuinya bisa dilihat dari label busi itu sendiri.

6. Kerusakan pada salah satu sensor EFI.
Didalam sistem efi kita mengenal sensor, control unit dan actuator. Sensor adalah komponen yang bertugas mendeteksi beberapa kondisi seperti aliran udara dan suhu mesin.

Jika salah satu sensor rusak, maka data yang dikirimkan bisa tidak akurat. Sehingga hasil perhitungan ECU menjadi tidak akurat. Hal ini bisa menyebabkan suplai bensin tidak pas. Sehingga mesin bisa brebet baik di RPM rendah maupun RPM tinggi.

Biasanya, gejala sistem efi yang bermasalah selalu diikuti dengan cek engine yang menyala. Untuk mengetahui bagian mana yang bermasalah, kita perlu bantuan scan tool. Alat scanner inilah yang tidak dimiliki semua bengkel, dan hanya bengkel-bengkel yang berotoritas saja yang memilikinya.

Demikian artikel singkat kita mengenai penyebab motor injeksi brebet. semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.

Mobil Terbaru

Best Seller
Promo
Best Seller

Related Article MOBIL TERSENDAT SAAT DI GAS

6 kebobrokan Kaki Kaki Mobil dan juga aturan menanganinya menurut anda yang acap kali berjalan-jalan mengenakan mobil, malahan pada jarak yang cukup jauh mestinya menyukai…

  Permasalahan Mesin rusak akibat mobil jarang dipakai Toyota dan Cara merawatnya solusi rusak akibat mobil jarang dipakai Audi dan Cara merawatnya Pemilik mobil atau sepeda motor…

6 keburukan Kaki Kaki Mobil dan cara menanggulanginya untuk anda yang kerap kali berjalan-jalan menggunakan mobil, terutama pada jarak yang cukup jauh jelasnya memerlukan kenyamanan…

Please follow & like us :)

Follow by Email
Facebook
Facebook
Twitter
Visit Us